Korupsi, kata yang lazim diungkap oleh kita semua. dia adalah biang masalah juga biang keuntungan. namun apakah diantara kita tahu dan mengerti apa itu korupsi? coba kita minta para pejabat menjawab dengan jelas pengertian dari korupsi. jangan-jangan karena salah mengartikan atau menafsirkan maka merekapun hobby korupsi, mereka berdalih : "ini sumbangan sukarela", "saya tak minta dia memberi", "sumbangan ihlas". jadi suatu keajaiban seorang kepala dinas punya rumah mewah, mobil mewah, serba mewahlah!fib!!
Negeri jiran jelas memberikan definisi ( KL post, 2006) Rasua (korupsi) adalah segala bentuk penerimaan dan pengeluaran berupa uang atau barang dan jasa dari pegawai kerajaan baik seorangan maupun kelompok diluar dari ketetapan aturan kerajaan. indikatorpun jelas !!! dan hukuman para koruptor dan penyuappun bikin kapok.
contoh budaya korupsi takkan bisa hilang yang sistematis :
KEPALA DAERAH (diwakili bawahan) URUS UANG PROYEK DI JAKARTA AGAR CEPAT TAK RIBET DIPOTONG 10-20% SELAIN PAJAK. PIMPRO DAERAH LELANG PROYEK, BAGI KONTRAKTOR YANG DAPAT WAJIB SUMBANG 10-20% DARI NILAI PROYEK DAN DANA PROYEK TELAH DIPOTONG 20% DARI YANG SEBENARNYA, KONTRAKTORPUN MENGAKALI DENGAN MENGURANGI KUANTITAS DAN KUALITASNYA BAHAN DAN SEGALA PERTANGGUNG JAWABAN BERUPA BERKAS HARUS SESUAI PROSEDUR, SEMUA STAKE HOLDER ATAU REKANAN HARUS SAMA DAN SERASI !!! HANYA ALLAH SWT YG TAHU. JADI JANGAN HERAN SUSAH DIBUKTIKAN DAN TAK ADA SAKSI, MAU CEK DI BANK TAK ADALAH NAMA BERSANGKUTAN???!!! DAN SSST ORANG BANK PUN ANDIL JUA???!!! BAGAIMANA JIKA KETAHUAN, BERARTI PROYEK BAGI APARAT HUKUM, YA UNTUK MENINGKATKAN NILAI KECUKUPAN GIZI KELUARGA??????!!!!
BUDAYA KORUPSI JUGA DIDUKUNG OLEH MASYARAKAT, KALAU TAK MANA BISA ADA SUMBANGAN, MANA BISA BELI DAGANGAN MASYARAKAT, DENGAN KORUPSI UANG CEPAT BERPUTAR, MARI BUDAYAKAN KORUPSI DARI PEJABAT UNTUK RAKYAT
BalasHapus